Sewaktu saya masih duduk di bangku sekolah dasar, saya diberitahu oleh guru Pendidikan Moral Pancasila saya bahwa, anak-anak adalah harapan bangsa. Karena pada saat itu saya masih termasuk dalam kategori “anak-anak”, maka kata-kata guru tersebut cukup membuat saya bangga, meski saya belum terlalu mengerti akan maknanya.





