Twit Sour Ter Sally.

Para penonton…. bapak bapak ibu ibu semua yang ada disini,

eh tanpa goyang, dangdut tak nikmat, kurang asik kurang sedap, kurang lengkap, kurang asin bagai soto tanpa garaaamm,,, lalalalalaaaa (ga hapal)

nanana~ lalala~ (mengisi bagian kosong)

maafkaaanlaaahhh….~

ga hapal liriknya, not to mention pilihan lagunya juga agak salah.  Rachmat Lianda temaku yang perfeksionis pasti sudah sakit kepala. Atau mungkin dia terlalu berdedikasi menjadi one of the tweeps sampe untuk baca tulisan lebih dari 140 karakter, sudah males? hihihi.

gue rasa bagi dia blog gue pengecualian, sudahlah.

anyway, pengen meracau bebas :

1. Produk froyo dari Sour Sally itu makanan surga. Froyo yang pertama gue cicip itu adalah froyo dari J.Co, atas rekomendasi mamatchi, kesan pertama : yaaa lumayan, selanjutnya baru mau makan kalau dibeliin aja karena ga segitu sukanya. Lalu penasaran sama froyo lain, jadi ngerasain froyo dari Sm*tten, tapi akh, J.Co masih jaoooh lebih baik. Lalu datanglah Sour Sally yang memberitahuku apa arti frozen yoghurt sebenarnya *lebay*.

(gue suka banget sama character design-nya. :D akh ajarin dong ajarin.)

Gue makan 3 hari berturut2 setelah mencicipi pertama kali, jadi ya, gue segitu sukanya, apalagi topping mochinya :D.

Kata darcil, ada yang lebih surga lagi, yaitu  froyo-nya Red Mango. Tapi saya agak ragu, karena jelas2 lidah dan citarasa kami berbeda (dia suka brem. what on earth brem dikategorikan sebagai makanan? bentuk dan rasa kayak sabun gitu), satu2nya kesamaan kami adalah kami sama2 suka Mi Sedap rasa Soto dan Kare rasa Sapi, tapi ya itu, sebatas mi instant.

saya mau ini saya mau ini. besok kayaknya nyulik si mamcit makan ini :D. CHOCO MOCHI BALLS??? SEREUSAAAN??!! T-T.

2. seperti biasa, gue ketinggalan jaman, dan baru mengeksplor twitter setelah gemes liat rachmat lianda nge-tweet melulu ampe susah diajak ngobrol pas jalan bareng (“mat! apa sih ngetwitter mulu!”). pengen tau seasik apa sih.

…ternyata asik….

Saya tidak menyangka ternyata ada cara yang lebih terang2an dan praktis dalam nge-stalk orang selain diam2 ngeliat profile facebook secara rutin :)).

Dan saya jadi mengerti kemana hilangnya blogger favorit saya, lama tak posting2, atau kalaupun posting, ga serutin dulu. Mungkin mereka terbuai microblogging :D.

Saya pribadi, 140 karakter masih kurang. :P. Tapi twitter cocok juga buat saya karena saya suka ngestalk. :))

…dan ternyata lumayan suka distalk. kayaknya ini berhubungan dengan my father issues, pardon me :D.

hohoho, pengen masukin aplikasi tweet ke hp (biar bisa pamer kalau lagi jalan2), tapi kabel data tertinggal di Jakarta. harusnya bisa minjem sama orang2 yang pake SE tapi males nanya. liat nanti lah :P.

tweeps

whooops, the bird shared too much. :))

3. Masih soal twat-twit, gue suka liat tweetnya @davehendrik, @radityadika sama @sherinamunaf :D. gue berharap Fa berbagi acc twitternya di blog, tapi gatau sih, gak ada (atau ada tapi gue gatau? ada yang tau?). Gue suka blog Fa karena blognya jujur dan penuh drama :P, mungkin karena fakta bahwa dia sendiri menyembunyikan identitas aslinya, makanya bisa ngomong sebebas2nya dan gue sendiri adalah drama queen, serta fakta bahwa gue punya banyak temen gay atau bi atau denial atau apapun yang sex preferences-nya menceng (gay is a girl’s bestfriend, remember? dan saya ga tau kenapa, kayaknya saya gay magnet, entah kenapa tiap ketemu orang kok ya itu lagi itu lagi. dan ya, jangan khawatir, I’m very straight :P).

4. Heart to heart talk, especially the one which contains truth and honesty, meski kadang menyakitkan dan mengejutkan, ternyata sangaaaaaaaat bagus untuk sebuah relationship. Baik itu dalam konteks pertemanan maupun keluarga.

5. Sedang bingung memilih di antara 2 pilihan (buat berto : bukan makanan atau kecengan atau lamaran nikah) dan memutuskan untuk take my time. Daripada nyesel di akhir karena terburu2. Gue rasa saat gue memilih, yang dipilihpun kepengen gue memilih dengan pertimbangan yang bener2 matang.

Hehehehe, puas tulis2. Selamat beraktivitas :D. Doain cepetan dapet ide buat theme dan topic blog baru dong. yang ini terasa boring -_-.

Manda.

5 Responses to “Twit Sour Ter Sally.”

  1. Abie Says:

    Huhuhuhu,, yang di bali belum bukaa :<

  2. roberto Says:

    iya, kalo matang emang lebih enak, manis gituh. tapi ada kalanya yg belum matang pun tak kalah enaknya… apalagi kalo di-rujak.

    eh, ini lagi ngomongin mangga kan? *slurrp…*

  3. Mandhut Says:

    @ abie : emang mau bukanya kapan bie?

    @ berto : KANGEEEEEEEENNN >:D< hohoho, menghitung hari ya lo ;))

  4. upik Says:

    ih manda..
    mochiberry nya Red Mango itu memang enaaak deh..
    sama sih, Sour Sally juga enaaaak :P

    btw, Tutti Fruti coba juga maaand… enyaaak jugaaa
    *racun* :))

  5. Mandhut Says:

    @ upik : MASAAA???!!! mau ah coba juga ;)). hihihi.

Leave a Reply